Sejarah Jalur Kereta Api Cikudapateuh – Ciwidey

Pada tahun 1921, dibangun jalur kereta api yang berawal dari stasiun Cikudapateuh menuju Ciwidey. Jalur tersebut dibangun karena belanda dulunya mengincar produk perkebunan dari wilayah bandung selatan. Karena jarak dari Ciwidey ke Kota Bandung lumayan jauh, maka pemerintah Belanda sepakat untuk membangun jalur kereta api. Proses pembangunan ini berlangsung selama 3 tahun dengan mengandalkan sistem kerja rodi

Setelah jalur ini dibangun selama 3 tahun, maka pada tahun 1925, jalur kereta api ini resmi beroperasi dibawah naungan perusahan staatspoorwegen. Dulunya yang melewati jalur ini adalah lokomotif uap bertenaga batu bara yang sering disebut oleh warga sekitar yaitu “Si Gombar” karena bentuk lokomotifnya yang besar dan bertenaga.

Lokomotif DD-52 “Si Gombar”
Sumber : https://www.kabarpenumpang.com/si-gombar-yang-tak-lagi-menghembuskan-uapnya/

Jalur ini bermula dari stasiun Cikudapateuh, lalu bercabang kearah selatan melewati halte Cibangkonglor, Cibangkong, Buah Batu, Bojongsoang, dan Dayeuhkolot. Di Stasiun Dayeuhkolot juga terdapat percabangan jalur kereta api menuju stasiun majalaya

Stasiun Dayeuhkolot
Sumber : @ivanzulva

Setelah stasiun dayeuhkolot, jalur ini melewati halte Kulalet, Pameungpeuk, Cikupa, Banjaran, Citaliktik, Soreang, Sadu, Cukanghaur, Cisondari, dan stasiun akhir yaitu Stasiun Ciwidey

Namun karena pendapatan dari jalur ini yang semakin menurun dan karena peristiwa kecelakaan kereta api yang membuat lokomotif “Si Gombar” terguling dan keluar dari jalurnya alhasil pada tahun 1982 jalur kereta api ini resmi ditutup

Sampai sekarang kita bisa melihat bekas bekas dari kejayaan jalur kereta api Cikudapateuh – Ciwidey. Seperti yang berada di samping jembatan Citarum

Bekas jembatan jalur KA Cikudapateuh – Ciwidey
Sumber : https://www.serbabandung.com/jembatan-kereta-api-bandung-ciwidey/

Saat kalian pergi berwisata menuju Ciwidey, kalian bisa menjumpai sejumlah bekas dari jalur Cikudapateuh – Ciwidey, terdapat beberapa bekas jembatan yang masih kokoh dan megah

Jembatan bekas jalur KA Cikudapateuh – Ciwidey
Sumber : https://www.tribunnews.com/regional/2012/11/19/longsor-warga-terpaksa-lintasi-bekas-jembatan-bekas-rel
Stasiun Dayeuhkolot sekarang
Sumber : https://komunitasaleut.com/2018/02/06/jalinan-wisata-jalur-kereta-api-mati-wisata-perkebunan-rancabali-ciwidey/

Namun karena banyaknya masyarakat yang membandel, maka bekas dari jalur kereta api ini dijadikan lahan untuk membuat bangunan seperti rumah, ruko, jalan, dll.

Dan pada tahun 2020, PT Kereta Api Indonesia berencana untuk menghidupkan kembali jalur kereta api Cikudapateuh – Ciwidey. Mudah mudahan sukses yaa…

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: